JAKARTA — PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menuntaskan penugasan lima Batch Team Recovery Kelistrikan Aceh dalam rangka percepatan pemulihan sistem kelistrikan pascabencana hidrometeorologi. Sebanyak 90 personel diterjunkan secara bertahap sejak 2 Desember 2025 hingga 3 Februari 2026 dan seluruhnya telah kembali ke Jakarta dalam kondisi prima.
Selama kurang lebih dua bulan penugasan, tim PLN memperbaiki 21 gardu distribusi, menanam kembali 102 tiang listrik yang roboh, meluruskan 14 tiang miring, serta memperbaiki 64 titik jaringan agar aliran listrik kembali aman dan stabil. Petugas juga memasang kembali kabel tegangan menengah sepanjang lebih dari 7,7 kilometer dan kabel tegangan rendah sepanjang 8,5 kilometer, sehingga listrik berhasil dipulihkan untuk 441 pelanggan yang sebelumnya terdampak gangguan.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan wujud komitmen PLN dalam menghadirkan listrik andal bagi masyarakat di tengah kondisi darurat.
“Bagi kami, memulihkan listrik berarti menghidupkan kembali aktivitas masyarakat. Listrik bukan hanya soal energi, tetapi tentang harapan—agar anak-anak bisa belajar, usaha warga kembali berjalan, dan kehidupan perlahan pulih. Kami bersyukur seluruh tim dapat menjalankan tugas dengan baik dan kembali dalam kondisi selamat,” ujar Andy Adcha.
Ia menambahkan, keberhasilan pemulihan tersebut tidak hanya mengembalikan sistem kelistrikan, tetapi juga memulihkan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat yang terdampak bencana. PLN UID Jakarta Raya berkomitmen terus mendukung setiap upaya pemulihan kelistrikan nasional melalui kolaborasi dan kesiapsiagaan personel yang profesional.
FOKUS ENERGI Berita Energi Terkini