JAKARTA — PLN bersama Kementerian Perdagangan Republik Indonesia meresmikan penggunaan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di lingkungan Kementerian Perdagangan. Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar instansi untuk mendukung percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.
Peresmian SPKLU dilakukan langsung oleh Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso bersama Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. Fasilitas SPKLU yang berlokasi di area parkir Kementerian Perdagangan ini telah selesai dibangun dan mulai beroperasi efektif melalui PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya.
Fasilitas SPKLU tersebut dilengkapi dengan tiga unit Electric Vehicle Direct Current (EVDC) type Ultra Fast Charging dengan total enam konektor pengisian daya. Infrastruktur ini dirancang untuk menghadirkan layanan pengisian kendaraan listrik yang cepat dan andal guna mendukung kenyamanan pengguna kendaraan listrik di lingkungan Kementerian Perdagangan.
Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terjalin antara Kementerian Perdagangan dan PLN dalam menghadirkan infrastruktur kendaraan listrik di lingkungan kementerian. Menurutnya, langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mendorong penggunaan energi bersih sekaligus mendukung transformasi menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan.
“Keberadaan SPKLU ini menjadi bukti nyata dukungan terhadap percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pegawai maupun masyarakat sehingga penggunaan kendaraan listrik semakin luas,” ujar Budi Santoso.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa pembangunan SPKLU merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung transisi energi dan mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional. Ia menjelaskan bahwa kendaraan listrik tidak hanya lebih efisien dari sisi energi, tetapi juga mampu menekan emisi karbon secara signifikan.
“Penggunaan kendaraan listrik adalah bagian penting dari transformasi energi menuju sistem yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan. Kolaborasi PLN dan Kementerian Perdagangan ini menunjukkan bahwa sinergi antar lembaga dapat mempercepat pembangunan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,” kata Darmawan.
Sebagai tambahan informasi, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya telah mengoperasikan sebanyak 683 unit SPKLU di 385 lokasi yang tersebar di Jakarta dan sekitarnya. Infrastruktur tersebut terdiri dari Ultra Fast Charging di atas 60 kW sebanyak 145 unit, Fast Charging 25–60 kW sebanyak 70 unit, serta pengisian daya Medium Charging 22 kW sebanyak 468 unit.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin menjelaskan bahwa kehadiran SPKLU di lingkungan Kementerian Perdagangan menjadi bukti komitmen PLN dalam memperluas jaringan infrastruktur kendaraan listrik di pusat-pusat aktivitas masyarakat dan pemerintahan. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses pengisian daya bagi pengguna kendaraan listrik sekaligus mendorong peningkatan adopsi kendaraan ramah lingkungan.
“Kami terus memperluas pembangunan SPKLU di berbagai lokasi strategis agar masyarakat semakin mudah menggunakan kendaraan listrik. Kehadiran SPKLU di Kementerian Perdagangan ini menjadi simbol kolaborasi kuat antara PLN dan pemerintah dalam mendorong transisi menuju energi yang lebih bersih,” ujar Andy Adcha
FOKUS ENERGI Berita Energi Terkini