JAKARTA – Komitmen PT United Tractors Tbk (UT) dalam menjalankan praktik bisnis berkelanjutan kembali diwujudkan melalui pencapaian sertifikasi bangunan hijau EDGE untuk gedung UT Corporate University di Cakung, Jakarta Timur. Sertifikasi ini diterbitkan pada 25 Februari 2026 oleh Green Building Council Indonesia (GBCI) dengan mengacu pada standar global dari International Finance Corporation (IFC), setelah melalui proses audit pada 12 Februari 2026.
Lebih dari sekadar fasilitas pembelajaran, UT Corporate University kini hadir sebagai representasi nyata komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam operasionalnya. Gedung ini berhasil mencatatkan kinerja impresif dengan penghematan energi hingga 67%, efisiensi penggunaan air sebesar 33%, serta pengurangan embodied carbon material mencapai 99%. Angka ini jauh melampaui standar minimum EDGE yang mensyaratkan efisiensi 20% untuk energi, air, dan material, serta melampaui ambang batas 40% efisiensi energi untuk kategori EDGE Advanced.
“Pencapaian sertifikasi EDGE Advanced ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam setiap aspek operasional perusahaan, termasuk dalam pengembangan fasilitas pembelajaran. Kami percaya bahwa upaya efisiensi energi, air, dan material tidak hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai jangka panjang bagi perusahaan,” ujar Head of Corporate Communications and Sustainability Division UT, Dianwahyu Sri Purnomo.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari penerapan berbagai inovasi teknologi dan desain ramah lingkungan. Mulai dari penggunaan kaca berperforma tinggi yang mampu mengurangi panas berlebih, sistem pencahayaan LED hemat energi, hingga insulasi atap yang meningkatkan efisiensi bangunan. UT juga memanfaatkan energi terbarukan melalui sistem On-Grid Solar PV berkapasitas 36,72 kWp serta mengoptimalkan sistem pendingin ruangan (HVAC) berteknologi efisiensi tinggi.
Di sisi lain, efisiensi air diwujudkan melalui penggunaan perangkat hemat air seperti eco-shower, faucet, toilet, dan urinal, serta sistem rainwater harvesting yang berfungsi mendaur ulang kembali air hujan dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional gedung. Sementara itu, dari aspek material, pendekatan keberlanjutan dilakukan dengan memanfaatkan kembali struktur bangunan eksisting serta penggunaan material yang lebih efisien dan rendah emisi karbon.
Proses perolehan sertifikasi EDGE sendiri melalui tahapan yang komprehensif, mulai dari identifikasi peluang penerapan konsep bangunan hijau, pre-assessment dan simulasi pelaporan, penyusunan laporan resmi, hingga audit dan validasi oleh lembaga sertifikasi sebelum akhirnya sertifikat diterbitkan. Seluruh proses ini memastikan bahwa setiap aspek bangunan telah memenuhi standar keberlanjutan secara menyeluruh.
Dengan diraihnya sertifikasi EDGE Advanced ini, UT tidak hanya memperkuat posisinya sebagai perusahaan yang berorientasi pada keberlanjutan, tetapi juga menunjukkan peran aktif dalam mendukung pengurangan emisi karbon serta mendorong penerapan konsep green building di Indonesia. Ke depan, UT berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang berdampak dan berkelanjutan, sejalan dengan visi perusahaan dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau dan bertanggung jawab.
FOKUS ENERGI Berita Energi Terkini