JAKARTA – Pemerintah kembali menegaskan bahwa atas instruksi Presiden harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan ada kenaikan hingga akhir tahun 2026. Oleh karena itu, masyarakat diminta agar tetap tenang dan tidak terlalu mengkhawatirkan gejolak
harga energi dunia sebagai imbas perang antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
“Kita masih punya pertahanan berlapis, jadi teman-teman nggak usah takut, masyarakat nggak usah takut, kan saya masih memastikan uangnya ada,” ungkap Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat makan siang bersama awak media di Kantor Pusat Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (07/04/2026).
Lebih lanjut ia menerangkan bahwa keputusan Pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM bersubsidi ini diambil agar tidak membebani masyarakat, sehingga momentum pertumbuhan ekonomi tetap terjaga. Kebijakan tersebut adalah atas arahan Presiden Prabowo
Subianto.
Ia juga menegaskan bahwa Kementerian Keuangan telah mengantisipasi pergerakan harga minyak dunia. Menkeu meyakini bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap terjaga dan akan mampu meredam gejolak harga energi dunia
FOKUS ENERGI Berita Energi Terkini