Saturday , August 30 2025

Pertamina Hulu Sanga Sanga Gelar Pelatihan Manajemen Pengelolaan Ekowisata Pada Program CSR Pesona Hanter

Kutai Kartanegara – PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) Regional Kalimantan Subholding Upstream Pertamina, berkolaborasi dengan Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Handil Terusan dan Pemerintah Desa Handil Terusan menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Pengelolaan Ekowisata di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Handil Terusan, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur pada 21 Agustus 2025. Pelatihan yang mengangkat tema “Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Ekowisata” ini diikuti oleh 30 peserta dari LPHD Handil Terusan dan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Bekantan Hanter.

LPHD Handil Terusan ditetapkan melalui surat keputusan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. SK.7587/MENLHK-PSKL/PKPS/SPL.0/11/2021 menjadi dasar penting bagi masyarakat untuk mengelola kawasan hutan produksi Pulau Terusan. Pengelolaan potensi di kawasan itu membutuhkan keterampilan dan manajemen yang baik agar ekowisata yang lahir dapat berjalan profesional, berkelanjutan serta memberikan manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan bagi masyarakat tempatan.

Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten dari Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara, KPHP Delta Mahakam, dan Pokdarwis Pesona Pangempang. Pelatihan dibuka dengan materi dari Kepala Bidang Pengembangan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara, Antoni Kusbiantoro, yang memberikan pengetahuan mengenai definisi ekowisata, strategi pengelolaan, dan cara mengidentifikasi potensi wisata lokal agar dapat dikembangkan menjadi paket ekowisata unggulan. Sesi berikutnya disampaikan oleh penyuluh KPHP Delta Mahakam, Diah Mustika, yang menjelaskan tentang manfaat ekosistem mengrove dan strategi pemanfaatannya untuk pengembangan wisata berbasis lingkungan.

Untuk menambah wawasan praktis, Pokdarwis Pesona Pangempang yang diwakili oleh Mansur membagikan pengalaman dalam mengelola wisata di kawasan pesisir Pangempang, Muara Badak, yang memiliki karakteristik geografis serupa dengan Pulau Terusan. Ia juga menghadirkan timnya, yaitu Nurul Fatihah (Sekretaris Pokdarwis Pesona Pangempang dan Pemuda Pelopor Kutai Kartanegara 2025), Misna (KUPS Wanita Mutiara Hanter sekaligus Pemuda Kreatif Kutai Kartanegara 2025) dan M. Fachriah Akhbar (Pokdarwis Pesona Pangempang) untuk memberikan motivasi sekaligus berbagi strategi promosi wisata melalui konten media sosial.

Head of Communication Relations & CID Zona 9 Elis Fauziyah menegaskan komitmen Perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang dapat mendorong pengembangan kapasitas dan kemandirian masyarakat. “Kami menerapkan inovasi sosial dan lingkungan dalam program-program CID Perusahaan sesuai dengan potensi daerah sehingga dapat menjadi solusi yang berkelanjutan atas persoalan yang dihadapi masyarakat, seperti pada program ini,” ujar Elis.

Menurut Elis, kawasan tersebut memiliki potensi besar, mulai dari keanekaragaman flora dan fauna, keberadaan satwa khas seperti bekantan, hingga panorama alam yang dapat dikembangkan menjadi destinasi ekowisata melalui aktivitas seperti trekking dan susur sungai. ”Pelatihan Manajemen Pengelolaan Ekowisata tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan Ekonomi, Sosial dan Wisata Desa Handil Terusan (Pesona Hanter) yang diinisiasi oleh PHSS untuk mendukung program perhutanan sosial dan memanfaatkan potensi hutan desa secara produktif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Menurut Elis, PHSS berperan aktif dalam memfasilitasi seluruh kebutuhan pelatihan, mulai dari perencanaan, pendanaan, hingga menghadirkan pemateri dan narasumber. Kegiatan ini menjadi langkah nyata Perusahaan dalam mendukung pengembangan kapasitas masyarakat, membangun sistem pengelolaan ekowisata yang profesional, serta memperkuat posisi Pulau Terusan sebagai destinasi ekowisata unggulan yang memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Handil Terusan.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Salah satu peserta pelatihan, Eka Kumala Sari, menyampaikan apresiasi atas diselenggarakannya pelatihan ini. “Saya sangat berterima kasih kepada PHSS yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik. Saya terinspirasi untuk menjadi pelopor ekowisata di daerah saya setelah mengikuti pelatihan ini. Semoga pelatihan seperti ini dapat terus diadakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari pihak pemerintah daerah. “Kami menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan pelatihan ekowisata yang diinisiasi oleh PHSS ini. Semoga ke depannya kita bisa terus berkolaborasi untuk meningkatkan pariwisata di Kukar,” ungkap Antoni Kusbiantoro dari Dinas Pariwisata Kukar.

Cek juga

Agincourt Resources Adakan Lagi Operasi Katarak Gratis, Kali Ini di 5 Lokasi di Sumatra Utara

Batang Toru – PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, kembali menggelar rangkaian Operasi Katarak …