Sunday , March 3 2024

PLTU Paiton 1&2 Pasok 22 % Kebutuhan Listrik Jamali, Hasilkan Green Energy 5% Setara 300 GWh

PROBOLINGGO – Komplek Pembangkit Listrik Tenaga Uap ( PLTU ) Paiton merupakan salah satu PLTU terbesar di Indonesia dengan kapasitas total 4,700 MW. PLN Nusantara Power melalui Unit Pembangkitan (UP) Paiton 1& 2 memberikan kontribusi 1460 Mega Watt (MW) disalurakan melalui saluran tegangan tinggi system Jawa, Madura, Bali (Jamali) melalui jaringan 500 KV sebesar 5 % dan untuk kebutuhan listrik regional Jawa Timur 30 %. Sementara pasokan listrik lainnya sebesar kapasitas 3,240 MW dari IPP milik Paiton Energy unit 7 & 8 ( 2 x 610 MW), Unit 3 (1 x 800 MW ) dan Jawa Power (2 x 610 MW).

“Kontribusi PLTU Paiton 4,700 MW sangat signifikan dalam memenuhi kebutuhan listrik di wilayah Jawa-Madura dan Bali. Pasokan listrik ke sistem Jamali sebesar 22 persen dan untuk memenuhi kebutuhan kelistrikan Jawa Timur sebesar 83 persen,”ungkap Senior Manager UP Paiton, Agus Prastyo Utomo di Probolinggo (1/12).

Lebh lanjut Agus menjelaskan, meskipun menggunakan batu bara sebagai bahan bakar utama, upaya pengendalian emisi telah dilakukan untuk mengurangi dampak lingkungan melalui pemanfaatan limbah serbuk kayu (sawdust) melalui biomass co-firing.

Penggunaan batubara di PLTU Paiton 1&2 18.000 ton/hari . Penghematan melalui cofiring 5% = 328,5 ton/tahun.Harga biomass sesuai Peraturan Direksi PLN masih di-cap maksimal sama dengan harga batubara . Diversifikasi biomass telah dilakukan melalui uji co-firing 30 % menggunakan sawdust (serbuk kayu), limbah padi, cocopeat, limbah uang kertas (LURK) dan BBJP (Bahan Bakar Jumputan Padat) tanpa kendala dengan beban 360 MW menggunakan existing auxiliary equipment.

“Penambahan nilai ekonomi sawdust sebesar Rp 550 ribu/ton dan untuk lingkungan menghasilkan penurunan emisi GRK 471.500 ton CO2 sejak dilakdsanakan tahun 2019. Makanya kami menggunakan sawdust, yang secara harga masih memenuhi Perdir PLN terkait pengaturan harga biomass co-firing. Yang perlu di highlight sebenarnya upaya menghasilkan green energy 5% setara +/- 300 GWH (300rb MWH) tanpa investasi dan modifikasi,”pungkas Agus

Cek juga

PLN UID Jakarta Raya Sambung Listrik Serentak 36 Juta VA, Dukung Pertumbuhan Ekonomi Jakarta

Jakarta – Dukung pertumbuhan ekonomi Jakarta, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya lakukan penyambungan …