MEDAN – PT PLN (Persero) terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan di berbagai wilayah Indonesia selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026, termasuk Sumatera Utara. Hal ini dilakukan melalui berbagai upaya intensif agar aktivitas masyarakat dan ibadah dapat berlangsung dengan nyaman.
Direktur Teknologi, Engineering dan Keberlanjutan PLN, E. Haryadi, saat meninjau langsung kesiapan sistem kelistrikan di wilayah kerja PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara pada Kamis (12/3), menyampaikan bahwa PLN telah mengoptimalkan sistem operasi berbasis digital serta kesiapan personel untuk menjaga layanan listrik tetap andal selama periode siaga RAFI 2026.
“PLN terus menjaga kesiapan sistem kelistrikan melalui penguatan teknologi, pemeliharaan preventif, serta monitoring sistem secara real time. Hal ini penting agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas, khususnya ibadah di bulan Ramadan hingga Idulfitri, dengan nyaman tanpa gangguan kelistrikan,” ujar Haryadi.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Mundhakir, menjelaskan bahwa kondisi sistem kelistrikan Sumatera Utara memiliki daya mampu sebesar 2.323 megawatt (MW) dengan beban puncak sekitar 2.210 MW, sehingga masih tersedia cadangan daya yang memadai sekitar 113 MW.
“Dengan cadangan daya yang tersedia, sistem kelistrikan di Sumatera Utara berada dalam kondisi aman untuk mendukung aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri,” ujar Mundhakir.
Untuk menjaga keandalan tersebut, PLN UID Sumatera Utara turut menyiagakan 3.318 personel yang tersebar di 384 posko siaga kelistrikan. Para personel dilengkapi berbagai peralatan pendukung, diantaranya 135 unit genset, 96 unit Unit Gardu Bergerak (UGB), 55 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 164 unit mobil operasional, 225 unit sepeda motor, serta 22 unit truk crane guna mempercepat pelayanan kepada masyarakat apabila terjadi gangguan kelistrikan.
“Kami juga melakukan pengamanan berlapis pada lokasi-lokasi prioritas seperti masjid, pusat transportasi, pusat perbelanjaan, serta fasilitas publik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri,” tambah Mundhakir.
Guna mendukung mobilitas pengguna kendaraan listrik, PLN UID Sumatera Utara telah menyediakan 113 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 91 lokasi baik jalur tol maupun non-tol.
Tak hanya itu, untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan, PLN mengimbau pentingnya mengakses aplikasi PLN Mobile. Melalui aplikasi ini, pelanggan dapat melaporkan gangguan listrik, membeli token, membayar tagihan, hingga mengakses fitur Trip Planner dan AntreEV bagi pengguna kendaraan listrik.
“PLN UID Sumatera Utara telah mempersiapkan seluruh infrastruktur distribusi agar berada dalam kondisi optimal serta didukung kesiapan personel siaga di berbagai titik strategis. Kami berkomitmen menghadirkan listrik yang andal agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan hingga merayakan Idulfitri dengan nyaman,” tutup Mundhakir.
FOKUS ENERGI Berita Energi Terkini