Sunday , January 25 2026

Indonesia Weekend Miner 2026 : Tantangan Dunia Pertambangan RI Menyikapi Dinamika Global

JAKARTA – Indonesian Mining Association (API-IMA) berkolaborasi dengan Harian Kompas menggelar Indonesia Weekend Miner (IWM) 2026 di Pidari Lounge by Plataran Hutan Kota, Senayan,
Jakarta, Sabtu (24/1) dengan mengusung tema “Strategi Industri Pertambangan: Inovasi, Investasi, dan Daya Saing dalam Era Hilirisasi”.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber
Daya Mineral RI Tri Winarno memberikan keynote speech pada acara Forum Casual Mining Dialogue dengan sub-tema, “Tantangan Dunia Pertambangan RI Menyikapi Dinamika Global” yang merupakan rangkaian dari kegiatan IWM 2026. Forum ini dihadiri oleh para pemimpin industri dan pemangku
kepentingan industri pertambangan Indonesia untuk menyelaraskan arah, berbagi wawasan, serta meletakkan fondasi strategis bagi langkah industri sepanjang tahun.

Ketua Umum Indonesian Mining Association Rachmat Makassau menyampaikan, “API-IMA sebagai
mitra pemerintah senantiasa memberikan dukungan pada arah sektor pertambangan nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan. Sepanjang tahun 2025, sektor pertambangan dihadapkan pada berbagai peristiwa dan tantangan mulai dari perubahan lanskap global, dinamika kebijakan, hingga tantangan keberlanjutan
operasional dan hilirisasi. Namun kita semua harus terus berjalan ke depan, tentunya dengan dukungan dari
pemerintah dan Minerba. Saya yakin dengan kolaborasi yang baik, industri kita akan maju terlepas dari semua tantangan yang ada.

Untuk itu, API-IMA menghadirkan event ini bagi seluruh pemangku kepentingan,
dengan harapan dialog ini menjadi momentum refleksi bersama untuk menemukan langkah yang strategis
dalam menghadapi tantangan industri.”

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI Tri Winarno dalam sambutannya mengatakan komunikasi yang intensif penting untuk meningkatkan sinergi di dunia pertambangan. “Saya rasa komunikasi yang intens sangat diperlukan tapi diperluas dengan stakeholder-stakeholder lainnya. Terhadap isu-isu yang terjadi akhir-akhir ini kita komunikasikan dengan beberapa stakeholder terkait, agar
ada penyelesaian atau solusinya.”

Dalam Indonesia Weekend Miner yang dihadiri oleh sekitar 150 peserta terdiri anggota IMA, perwakilan pemerintah, praktisi pertambangan, akademisi, dan pengamat pertambangan terungkap bagaimana strategi para pelaku usaha pertambangan dalam menghadapi dinamika global dan tantangan di industri agar mampu menciptakan rantai nilai yang kompetitif.

Di sisi lain, tetap mengedepankan komitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip Green Mining, Good Mining Practices maupun ESG (Economy, Sosial, Governance), termasuk perlindungan lingkungan. Komitmen ini menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan
industri dalam mendukung agenda nasional, termasuk hilirisasi dan peningkatan nilai tambah.

Lebih lanjut, Kementerian Investasi dan Hilirisasi Direktur Hilirisasi Perikanan & Kelautan unit Deputi Bidang
Hilirisasi & Investasi Strategis Kementerian Investasi & Hilirisasi Republik Indonesia Mohamad Faizal memaparkan
perspektif pemerintah dalam menjaga daya tarik investasi di sektor hilirisasi nasional di tengah dinamika global yang
semakin menantang, salah satunya melalui pemberian insentif.

“Pemerintah telah memberikan insentif di sektor hilirisasi. Tahun ini sektor hilirisasi naik, yang menunjukkan minat untuk sektor ini besar dengan adanya insentif yang menarik seperti tax holiday, tax allowance, masterlist untuk impor bahan baku. Selain itu, insentif non-fiskal juga
krusial. Perusahaan mengharapkan komitmen dan dukungan dari pemerintah dalam berinvestasi, karena sektor ini
padat kapital dan bersifat long-term. Dukungan ini menjadi kunci berjalannya hilirisasi”.

Cek juga

Olah Slag Nikel Jadi Batu Bata, Ciptakan Ekonomi Hijau Ramah Lingkungan

Inovasi pemanfaatan kembali sisa pengolahan nikel yang ada di Site Obi diganjar dua kali penghargaan …