Tuesday , May 21 2024

Dukung Pasokan Energi, PHE Pastikan Operasional Terus Berjalan Sambut Ramadan dan Idul Fitri 2024

Sr. Manager External Communication & Stakeholder Relations PHE, Evirofraida Sofwan, memberikan penjelasan kesiapan PHE sebagai satgas RAFI Pertamina 2024 dalam Press Conference.

JAKARTA – PT Pertamina Hulu Energi (PHE), selaku Subholding Upstream Pertamina, mempunyai tugas utama untuk mencari sumber minyak dan gas yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri. PHE turut berkontribusi menjadi bagian Satuan Tugas (Satgas) Ramadan Idul Fitri (RAFI) 2024 PT Pertamina (Persero) dengan memastikan operasional berjalan dengan baik.

PHE yang mengelola wilayah kerja hulu migas di daerah onshore (darat) maupun offshore (lepas pantai) terus meningkatkan kinerja optimal untuk mendukung tercapainya target produksi yang telah ditetapkan perusahaan.

Guna memastikan produksi berjalan dengan baik, dan sesuai dengan prosedur, telah dilaksanakan peninjauan langsung oleh jajaran direksi dan manajemen PHE, diantaranya di Pertamina Hulu Mahakam, dan beberapa area kerja lain, mulai dari Regional Sumatera hingga Regional Internasional serta anak perusahaan, melalui kegiatan Management Walktrough (MWT) sejalan dengan kegiatan Safari Ramadan 1445 Hijriah.

Kegiatan MWT ini pun memastikan hasil dari produksi mampu didistribusikan dengan lancar kepada industri hilir migas, agar kebutuhan energi dapat terpenuhi dengan baik, terlebih dengan meningkatnya kebutuhan akan sumberdaya energi di bulan Ramadan dan idul Fitri 2024.

Mengacu proyeksi kebutuhan energi primer Indonesia berdasarkan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) maka minyak dan gas bumi masih akan menempati porsi 44% (gas 24% dan oil 20%) dari total 1.000 megaton oil equivalent (MTOE) pada tahun 2050. Menyikapi hal tersebut, penetrasi PHE dalam mengupayakan ketersediaan energi di industri hulu migas menjadi hal penting sejalan dengan kinerja optimal yang dilakukan selama ini.

Sebagai catatan, PHE merupakan kontributor produksi minyak nasional sebesar 68% dan gas sebesar 33%. Dengan kinerja berbasis manajemen risiko, PHE juga telah mencatat lebih dari 57juta jam kerja selamat dengan jumlah manpower mencapai 127.665/day sepanjang tahun 2023.

PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). PHE telah terdaftar dalam United Nations Global Compact (“UNGC”) sebagai member sejak Juni 2022. PHE berkomitmen pada Sepuluh Prinsip Universal atau Ten Principles dari UNGC dalam strategi dan operasionalnya, sebagai bagian penerapan aspek ESG. Mendukung aspek Governance, PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dilakukan dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan. Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandard ISO 37001:2016.

PHE terus mengembangkan pengelolaan operasi yang prudent dan excellent di dalam dan luar negeri secara profesional untuk mewujudkan pencapaian menjadi perusahaan minyak dan gas bumi kelas dunia yang Environmental Friendly, Socially Responsible dan Good Governance.

Cek juga

SKK Migas Sebut Illegal Drilling Mengganggu Operasional Hulu Migas

Jakarta – Dalam rangka mencapai target yang telah ditetapkan, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha …