Sunday , May 19 2024

Pertamina Lakukan Penyesuaian Turun Harga untuk Pertamax Series dan DexSeries

JAKARTA – PT Pertamina Patra, Subholding Commercial & Trading
Pertamina, terus berkomitmen melakukan evaluasi harga jual roduk-produk BBM non
subsidi atau jenis bahan bakar umum (JBU) secara berkala. Pada periode 1
November 2023, Pertamina Patra Niaga kembali melakukan penyesuaian turun
harga untuk Pertamax Series dan Dex Series.

Untuk seluruh produk jenis gasoline (bensin) Pertamina mengalami penyesuaian turun harga, sejak dilakukan penyesuaian harga terakhhir pada 1 Oktober 2023.
Untuk Pertamax (RON 92) turun menjadi Rp 13.400 per liter, dari sebelumnya Rp
14.000. Pertamax Green 95 (RON 95) turun menjadi Rp 15.000 per liter, dari
sebelumnya Rp 16.000 per liter. Sedangkan Pertamax Turbo (RON 98), turun menjadi Rp 15.500 per liter dari sebelumnya Rp 16.600.

Untuk produk jenis gasoil (diesel) yakni Dexlite (CN 51), disesuaikan menjadi Rp
16.950 per liter dari sebelumnya Rp 17.200. Pertamina Dex (CN 53) turun menjadi Rp 17.750 per liter dari sebelumnya Rp 17.900. Harga baru ini berlaku untuk propinsi dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 5% seperti di wilayah DKI Jakarta.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, menjelaskan harga baru per 1 November 2023 ini sudah sesuai dengan penetapan harga yang diatur dalam Kepmen ESDM No.245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62/K/12/MEM/2020 tentang formulasi harga JBU atau BBM non subsidi.

Adapun harga BBM non subsidi bersifat fluktuatif, sehingga Pertamina melakukan
evaluasi secara berkala mengikuti tren dan mekanisme pasar. Pertamina melakukan
penyesuaian harga mengikuti tren harga minyak dunia dan harga rata-rata publikasi
minyak.
“Harga BBM non subsidi Pertamina mempertimbangkan berbagai aspek diantaranya minyak mentah, publikasi MOPS dan Kurs, agar Pertamina tetap dapat menjamin penyediaan dan penyaluran BBM hingga ke seluruh pelosok Tanah Air,” jelas Irto.

Irto menambahkan, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mendapatkan
penugasan pendistribusian BBM hingga ke pelosok negeri, pihaknya berkomitmen
penuh untuk menyediakan dan menyalurkan BBM berdasarkan prinsip Availability, Accessibility, Affordability, Acceptability dan Sustainability.
“Pertamina Patra Niaga berkomitmen menyediakan pasokan produk BBM berkualitas diseluruh wilayah Indonesia. Tidak hanya di kota-kota besar namun ke seluruh pelosok negeri, dengan harga yang kompetitif,” tambahnya.

Cek juga

PGN Kombinasikan Strategi Integrasi dan Agregasi Optimalisasi Pemanfaatan Gas Bumi Domestik di Masa Transisi

Jakarta — Availability dan accessibility energi merupakan sebuah peranan yang mampu dimainkan oleh PGN, Subholding …