JAKARTA– PT Pertamina (Persero) menggelar Small Medium Enterprise Expo (SMEXPO) Kartini di Lobby Grha Pertamina, Jakarta, pada Senin, 20 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung UMKM, khususnya UMKM perempuan, agar semakin dikenal luas sekaligus membuka peluang pasar baru di lingkungan perkantoran Pertamina.Berbagai booth UMKM, mulai dari fesyen, kuliner, hingga aksesori, meramaikan acara yang berlangsung pada 20–24 April 2026 tersebut.
Sebanyak 22 UMKM mitra binaan Pertamina berpartisipasi dalam kegiatan ini.Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Pertamina dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan.“Pertamina terus berkomitmen mendukung UMKM agar naik kelas, tidak hanya dari sisi kapasitas usaha, tetapi juga akses pasar yang lebih luas. Melalui SMEXPO Kartini ini, kami ingin memberikan ruang bagi UMKM perempuan untuk semakin dikenal, berkembang, dan berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun global,” ujar Baron.
Pemilik UMKM Naza De Coco, Enok Sri Kurniasih, mengaku sangat bersyukur dapat bergabung sebagai mitra binaan Pertamina. Menurutnya, dukungan Pertamina sangat besar, mulai dari pelatihan hingga keikutsertaan dalam berbagai pameran, termasuk SMEXPO Kartini.“Pertamina sangat mendukung perkembangan UMKM. Bantuan dari Pertamina membuat kami lebih percaya diri dan lebih semangat. Ilmu yang diberikan juga sangat bermanfaat dan benar-benar bisa diaplikasikan langsung. Hasilnya pun sangat memuaskan,” ujarnya.
Berkat dukungan Pertamina, lanjut Enok, usaha yang Ia rintis sejak 2009 kini juga memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar, terutama dalam membuka lapangan pekerjaan. Saat ini, Naza De Coco memiliki 42 karyawan, dengan 80 persen di antaranya merupakan perempuan.“Perempuan desa yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan tambahan, sekarang bisa mendapatkan nilai tambah, sehingga secara tidak langsung meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka. Pertamina benar-benar membantu UMKM untuk bisa naik kelas, bukan hanya dikenal di daerah, tetapi juga di tingkat nasional, bahkan lebih luas lagi,” tutur Enok.
Hal senada disampaikan Neng Yeuis Sulastri, pemilik Makyaza, UMKM mitra binaan Pertamina yang bergerak di bidang fesyen. Sejak bergabung pada 2024, usaha yang Ia rintis sejak 2018 mengalami perkembangan yang signifikan. Menurutnya, Pertamina memberikan berbagai fasilitas dan dukungan melalui pelatihan yang sangat bermanfaat bagi pengembangan usahanya.“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pertamina atas semua dukungan dan fasilitas selama pelatihan. Harapan saya ke depannya, saya masih bisa mengikuti pelatihan-pelatihan lainnya, serta dapat kembali berpartisipasi dalam event-event yang diadakan oleh Pertamina,” ucap Neng.
Pertamina akan terus mendorong pengembangan UMKM sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui berbagai program pembinaan dan akses pasar, Pertamina berupaya memastikan UMKM binaan dapat tumbuh, berdaya saing, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.
FOKUS ENERGI Berita Energi Terkini