Thursday , February 22 2024

Ekonomi Hijau Jadi Harapan Baru di Tahun 2024

Pemerintah terus mendorong penggunaan energi baru terbarukan (EBT) di berbagai sektor untuk membangkitkan ekonomi hujau di tahun 2024.

Setelah sektor kelistikan menargetkan 48 persen, menyusul sektor transportasi rame rame beralih ke mobil, bus dan motor listrik. Hal ini tentu saja sangat menggembirakan karena dapat memicu pertumbuhan ekonomi nasional.

Pemanfaatan energi hijau selain mengurangi emisi karbon juga akan menggerakan ekonomi kerakyatan. Pasalnya dengan kebutuhan bahan bakar dari cangkang sawit, sawdust, biomassa maka akan membuat ekonomi daerah semakin bergairah.

Penggunaan kendaraan bermotor listrik juga akan mendorong industri dalam negeri semakin berkembang, karena industri lokal dapat terlibat menjadi pemasok untuk pabrikan kendaraan listrik berbasis baterai.

Semoga di tahun 2024, komitmen pemerintah untuk menggerakan ekonomi hijau tetap terjaga. Untuk mewujudkannya tentu saja butuh dukungan semua kementerian dan subsektor ketenagalistrikan dan industri kendaraan listrik.

Cek juga

Konsumsi BBM dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Oleh : Komaidi Notonegoro Direktur Eksekutif ReforMiner Institute dan Pengajar Program Magister Ilmu Ekonomi Universitas Trisakti

Berdasarkan laporan Satgas Nasional RAFI (Ramadhan dan Idul Fitri) 2023, konsumsi BBM Indonesia selama periode …