Friday , May 8 2026

Efisiensi Tembus 61%, PLTGU Tambak Lorok PLN Indonesia Power Jadi Andalan Sistem Jawa-Bali

Dewan Komisaris PLN Indonesia Power melakukan peninjauan langsung ke PLTGU Tambak Lorok (foto istimewa)

SEMARANG – PT PLN Indonesia Power terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan nasional sekaligus mendukung percepatan transisi energi melalui optimalisasi operasional PLTGU Tambak Lorok Blok 3 di Semarang, Jawa Tengah. Dengan tingkat efisiensi mencapai 61 persen, pembangkit berbasis combined cycle tersebut menjadi salah satu tulang punggung pasokan listrik sistem Jawa-Bali sekaligus berperan dalam mendukung pengurangan emisi di sektor ketenagalistrikan nasional.

PLTGU Tambak Lorok Blok 3 memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pasokan listrik, khususnya di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya, melalui pemanfaatan teknologi pembangkit berbasis gas dan uap yang lebih efisien dan ramah lingkungan.Untuk memastikan performa pembangkit tetap optimal, Dewan Komisaris PLN Indonesia Power melakukan peninjauan langsung ke PLTGU Tambak Lorok guna melihat implementasi peningkatan efisiensi, keandalan operasi, dan aspek keselamatan kerja di lapangan.

Komisaris Utama PLN Indonesia Power Arief Budiman, menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh insan PLN Indonesia Power UBP Semarang dalam menjaga keandalan pasokan listrik.“PLTGU Tambak Lorok memiliki peran strategis dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan Jawa-Bali. Kami mengapresiasi seluruh insan PLN Indonesia Power yang terus menjaga performa pembangkit tetap optimal melalui budaya operational excellence , inovasi, dan penerapan keselamatan kerja,” ujar Arief.

Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, menegaskan bahwa keberadaan PLTGU Tambak Lorok merupakan bagian penting dalam strategi perusahaan untuk menghadirkan pembangkitan yang lebih bersih dan berkelanjutan.“PLTGU Tambak Lorok menunjukkan bagaimana teknologi pembangkit efisiensi tinggi dapat menjadi solusi dalam menjaga keandalan listrik nasional sekaligus menekan emisi. Ini menjadi bagian penting dari transformasi PLN Indonesia Power menuju pembangkitan yang lebih bersih, modern, dan berkelanjutan,” ujar Bernadus.

Dalam kunjungan tersebut, Dewan Komisaris juga meninjau control room dan area operasional pembangkit untuk melihat langsung implementasi operasional, inovasi, dan aspek K3 di lingkungan PLTGU Tambak Lorok.Ke depan, PLN Indonesia Power akan terus memperkuat pengembangan pembangkit rendah emisi dan teknologi efisiensi tinggi guna mendukung ketahanan energi nasional serta target Net Zero Emission Indonesia tahun 2060.

Cek juga

116 Ribu Pelanggan Manfaatkan Program Diskon Tambah Daya 50% PLN, Aktivitas Makin Lancar

JAKARTA – Sebanyak 116.537 pelanggan di seluruh Indonesia telah memanfaatkan layanan diskon tambah daya 50% …