Saturday , July 20 2024

Sepanjang 2023, United Tractors Dapatkan Renewable Energy Certificate di 27Cabang dan Site

Serah terima Renewable Energy Certificate dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) kepada United Tractors.

JAKARTA – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung energi bersih dan
berkelanjutan, PT United Tractors Tbk (UT) di sepanjang 2023 telah berhasil mendapatkan Renewable Energy Certificate (REC) dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di 27 titik cabang
dan site di seluruh Indonesia.

Dari keseluruhan REC, UT dapat menurunkan Greenhouse Gases (GHG) reduction sebesar 5.109 tonCO2eq. REC yang diterima UT ini sejalan dengan salah satu
strategi transisi korporasi di bidang energi dan sebagai langkah menuju Net Zero Emission.

“Salah satu strategi transisi korporasi di bidang energi, UT telah menetapkan bisnis Energi Baru Terbarukan (EBT) yang sejalan dengan strategi pengembangan usaha di sektor energi yang ramah lingkungan. Harapannya, inisiatif ini tidak hanya memberikan kontribusi positif terhadap
keberlanjutan lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan,” ujar Head of Corporate Governance and Sustainability UT, Sara K. Loebis.

Terdapat dua periode dalam penyerahan REC ini. Tahapan pertama dilakukan selama periode bulan Januari – Juni 2023 di 14 titik cabang dan 1 site dengan total perolehan REC sebesar 4.169
unit. Titik tersebut tersebar di UT Cabang Surabaya, Balikpapan, Semarang, Manado, Makassar, Samarinda, Medan, Pekanbaru, Padang, Jayapura, Banjarmasin, Bandar Lampung, Jambi, Palembang, dan UT Site Tanjung Enim. Pada tahap ini, GHG reduction yang dapat UT turunkan
sebesar 3.627 tonCO2eq dari keseluruhan unit REC.

Selanjutnya, pada periode Juli – Desember 2023 terdapat 2 cabang dan 10 site UT dengan total REC sebanyak 1.704 unit yang diperoleh. Area tersebut meliputi UT Cabang Pontianak dan Sorong, serta UT Site Muara Lawa, Tanjung redeb, Batulicin, Satui, Loa Janan Sanga, Tenggarong,
Rantau, Tarakan, Sampit, dan Adaro Tanjung. Melalui tahap dua ini, UT dapat menurunkan GHG reduction sebesar 1.482 tonCO2eq.

Dengan diterimanya REC ini, UT dapat menggunakan energi listrik secara bijak
yang bersumber dari energi terbarukan, serta membantu PLN dalam meningkatkan proporsi energi bersih di Indonesia. Selain itu, REC juga diharapkan mampu mendorong perusahaan dalam mengimplementasikan aspek-aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Cek juga

“Is Hydrogen The Future?”: Prospek dan Tantangan Penggunaan Hidrogen Sebagai Bahan Bakar Masa Depan.

Oleh : Iwan Niswanto, Analis Kebijakan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Penerapan energi bersih saat ini …