Monday , May 25 2026

Elnusa Dukung Pertamina EP Zona 4 Tingkatkan Produksi Lewat Kegiatan Workover di 51 Sumur 

JAKARTA – Di tengah dinamika geopolitik global, PT Elnusa Tbk (ELSA), bagian dari Subholding Upstream Pertamina, terus menunjukkan kapasitasnya sebagai penyedia jasa energi terintegrasi demi memperkuat ketahanan energi nasional. Salah satunya dengan mendukung upaya PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 meningkatkan produksi minyaknya di 51 sumur eksisting melalui kegiatan workover.
 
Kegiatan workover atau kerja ulang sumur lazim dilakukan pada sumur-sumur minyak dan gas bumi (migas) yang telah ada/eksisting guna memperbaiki, memulihkan, atau bahkan meningkatkan kembali performa produksi migas. Dalam kegiatan workover 51 sumur pada Wilayah Kerja Pertamina EP Zona 4 di Sumatera Selatan, yang tersebar dari Field Prabumulih, Field Limau, Field Pendopo, Field Adera, hingga Field Ramba, tim Wireline Services (WLS) Elnusa berperan sebagai penyedia jasa wireline logging dan perforasi.
 
Direktur Operasi Elnusa, Andri Haribowo menjelaskan, “Untuk lingkup pekerjaannya, jasa layanan wireline logging dilakukan untuk mengevaluasi kondisi reservoir dan mengidentifikasi potensi hidrokarbon di dalam sumur secara lebih akurat. Selain itu, Elnusa juga melakukan evaluasi integritas casing dan semen pada sumur melalui cement evaluation logging guna memastikan kondisi sumur tetap optimal untuk produksi. Dan pada layanan perforasi, kami melakukan pembukaan lapisan produksi dengan melubangi casing sehingga hidrokarbon dari reservoir dapat mengalir dan diproduksikan ke permukaan,” terang Andri.
 
Guna mendukung kinerja perusahaan dan mendukung efektivitas kegiatan workover, Andri mengungkapkan divisi Wireline Logging Services Elnusa telah memiliki teknologi terkini yaitu Saturation Logging Tool (RPM by Elnusa) yang mampu mengidentifikasi posisi hidrokarbon di reservoir secara lebih akurat dan juga telah digunakan pada wilayah kerja Pertamina EP Zona 7 di Jawa Barat dan Pertamina EP Zona 11 di Jawa Timur.
 
Berkat teknologi tersebut, Elnusa kini mampu menawarkan layanan yang lebih efektif, efisien, serta ekonomis untuk kegiatan workover. “Dengan teknologi yang kami miliki sendiri, Elnusa dapat memberikan solusi yang lebih ekonomis dan kompetitif bagi pengguna jasa. Hal ini sekaligus mendukung upaya peningkatan produksi Pertamina EP Zona 4 secara lebih optimal,” jelasnya.
 
Hasil dari kegiatan workover yang turut disokong Elnusa, Pertamina EP Zona 4 berhasil meningkatkan kembali produksi migas dari sumur-sumur tua yang sudah menurun produksinya, atau bahkan mengembalikan produksi sumur yang berstatus suspend dan idle. Andri juga menambahkan bahwa tantangan operasional di wilayah Sumatera Selatan yang memiliki karakteristik sumur beragam menuntut kemampuan interpretasi data yang akurat dan adaptif.
 
“Elnusa berperan mendapatkan informasi dan data dari sumur-sumur tua, idle dan suspend yang sebenarnya masih terdapat potensi minyak di dalamnya. Lalu data-data tersebut kami interpretasikan secara tepat dan teliti sehingga dapat membantu peningkatan produksi dari wilayah kerja Pertamina EP Zona 4,” papar Andri. Di mana dari program workover dan well intevention di Zona 4 sepanjang tahun 2025, tercatat ada peningkatan produksi minyak sebesar 432 barel per hari (BOPD).
 
Andri menegaskan bahwa kompetensi Elnusa yang juga ditunjang dengan teknologi termutakhir dalam kegiatan workover dapat mendukung target pemerintah dalam mencapai target produksi 1 juta barel minyak per hari sehingga dapat mewujudkan ketahanan energi negeri. “Kami berharap dapat terus berkontribusi dengan selalu memberikan services terbaik dengan teknologi terbaru, paling efektif, serta ekonomis, dalam mendukung upaya menaikkan produksi migas dari sumur-sumur yang ada di berbagai wilayah di Indonesia,” tutup Andri.
 

Cek juga

Dukung Keberlanjutan Pasokan Gas Domestik, PGN Siap Serap Pasokan LNG dari Proyek Abadi LNG Blok Masela

JAKARTA – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina secara resmi …